Kata Pengantar

 

Salam Sejawat,

Saat ini, Penyakit ginjal kronik (PGK) masih menjadi salah satu masalah kesehatan global yang utama. Prevalensi penderita PGK di seluruh dunia diperkirakan mencapai 13.4%. Salah satu penyebab utama PGK adalah diabetes mellitus, di mana 44% PGK disebabkan oleh diabetes. Diperkirakan 1 dari 3 diabetisi di seluruh dunia mengalami gangguan ginjal yang sering disebut sebagai penyakit ginjal diabetik atau diabetic kidney disease. Mengingat besarnya beban yang disebabkan masalah tersebut, dibutuhkan strategi yang optimal untuk mencegah dan mengatasi penyakit ginjal diabetik. Berkenaan dengan hal tersebut, Jakarta Nephrology and Hypertension Course (JNHC) pada tahun 2022 mengusung tema “Clinical Nephrology Update: Focus on Diabetic Kidney Disease and Electrolyte Disorders.” Simposium JNHC ke-21 yang diselenggarakan oleh Perhimpunan Nefrologi Indonesia (PERNEFRI) tahun ini akan menghadirkan topik-topik ilmiah yang dirasa akan bermanfaaat bagi Dokter umum, Dokter spesialis penyakit dalam dan professional kedokteran lain yang berminat di bidang nefrologi dan hipertensi.

Sesuai dengan temanya, simposium ini akan membahas perkembangan terbaru dalam tatalaksana penyakit ginjal diabetik dan gangguan elektrolit, dimulai dari penyegaran mengenai gambaran klinis, biomarker, peranan biopsi, penatalaksanaan terkini hingga luaran. Selain itu, berbagai update terkini di bidang nefrologi dan hipertensi juga akan dibahas oleh banyak pakar dalam simposium ini.

Pelaksanaan simposium tahun ini tetap menghadirkan diskusi kasus interaktif yang akan melibatkan seluruh peserta dan dipandu oleh para panelis. Segmen Daily Practice in Clinical Nephrology akan tetap hadir membahas pendekatan klinis yang seringkali ditemukan pada kasus sehari-hari. Yang juga menjadi hal unik dan menarik setiap tahunnya adalah segmen debat dengan topik yang diangkat “The New KDIGO Recommendation on Blood Pressure Targets in CKD: Pros and Cons.” Segmen ini tidak hanya memberikan nuansa yang berbeda namun juga memberikan wawasan dan pandangan baru kepada para peserta.

Pertemuan Indonesian Nephrology Forum (INF) yang ke-14 akan mengawali rangkaian simposium. Topik INF kali ini akan mengangkat topik “The Latest Guidelines of Glomerular Disease” dan “New Era of Anemia in CKD.”

Selain penyakit ginjal diabetik dan gangguan elektrolit, hipertensi masih menjadi masalah utama yang perlu diatasi dalam lingkup nefrologi dan hipertensi. Tidak hanya sebagai faktor risiko dari penyakit ginjal, hipertensi juga dapat menyebabkan berbagai komplikasi neurologis yang selanjutnya dapat meningkatan morbiditas dan mortalitas pasien penyakit ginjal kronik. Oleh karena itu, pada hari terakhir akan diselenggarakan Symposium of Hypertension (SH) yang mengusung tema “Management of Hypertension and Related Comorbidities.”

Semoga penyelenggaraan INF, JNHC & SH ini dapat memberikan manfaat pengetahuan dan pengalaman ilmiah yang berguna bagi Sejawat sekalian.

Sampai bertemu di INF, JNHC & SH 2022.

Dr. dr. Maruhum Bonar H. Marbun, Sp.PD-KGH
(Ketua Panitia)
dr. Aida Lydia Sutranto, PhD., Sp.PD-KGH
(Ketua Umum PB. PERNEFRI)